Pengalaman Interview di PH
Juli 10, 2015![]() |
| image by |
Hallo! Selamat
datang di blog ini. Kali ini aku cuma mau share pengalaman interview di salah satu
restoran favorit. Yap! Pizza Hut. Biasanya buat anak-anak yang baru lulus SMA
ataupun yang masih kuliah kadang terpikir untuk kerja part time, salah satu
tempat yang bisa dipilih untuk kerja part time adalah Pizza Hut.
Waktu itu aku
dikasih tahu temen aku kalau di PH itu ada lowongan kerja part time. Sekitar
akhir bulan Mei aku coba mengirim lamaran. Lamaran bisa langsung dikirim ke PH
terdekat dari rumah kita. Nah sesudah itu waktunya menunggu. Hampir 2 minggu
belum ada panggilan dan sempet pesimis tapi akhirnya dipanggil juga! Akhirnya
aku dipanggil buat ikut interview di pertengahan bulan Juni.
Hari interview pun tiba dan aku
disuruh dateng jam 8 pagi. Berhubung
rumahku jauh, jadi berangkatnya harus
Subuh. Catatan pertama : Jangan dateng telat buat interview! Sesampainya
disana, aku disuruh nuggu orang-orang yang mau ikut interview juga. Setelah
semuanya dateng, baru deh interview dimulai. Saat itu yang ikut interview
bareng aku ada 14 orang. Aku kira interviewnya itu semacam wawancara, ternyata
lebih simple.
Disana dijelasin
kalau interviewnya itu ada empat tahap dan sistemnya itu sistem gugur. Jadi
kalau udah gagal di satu tahap, maka kita diperbolehkan pulang alias gugur. Nah
tahap pertama itu dilihat dari usia. Orang yang yang boleh ngelamar part time
di PH itu:
1.
Perempuan
usia min.18 - 25 tahun
2.
Laki-laki
usia min.18 – 23 tahun
Kalau usianya
kurang atau lebih dari persyaratan, maka ditolaklah kita dan nggak bisa
ngelanjutin ke tahap ke dua. Di tahap kedua ini tahap yang paling gampang,
gampang lolos dan gampang gugur. Apakah itu? “Ukur tinggi badan”.
Persyaratannya :
1.
Perempuan
tinggi badan min. 155 cm
2.
Laki-laki
tinggi badan min. 165 cm
Aku sempet
deg-degan di tahap ini karena takut gak lolos. Setelah diukur, tinggi badan aku
alhamdulillah mencukupi yaitu 157 cm. Antara seneng dan miris pas tahu tinggi
badan aku cuma segitu. Tapi ternyata ada salah satu orang yang nggak lolos
karena kurang 2 cm. Sedih pasti jadi orang itu. Catatan kedua: Jangan
melamar kerja kalau ternyata kita nggak masuk persyaratan untuk kerja disitu.
Perjalanan belum selesai. Masih ada tahap ke tiga. Nah, disini tugasnya adalah
ngisi soal-soal tes kepribadian. Sayangnya di tahap ini aku harus pulang. Di
tahap ini yang dicari adalah orang yang kepribadiannya cocok buat jadi greeter
ataupun waitres. Kalau nggak lolos berarti aku bukan orang yang dicari sama
mereka.
Kalau kamu lolos di
tahap ketiga ini, kamu bisa lanjut ke tahap terakhir yaitu tes praktek menjadi
pelayan. Sesudah itu kalau lolos lagi nih, Selamat! Berarti kamu udah diterima
kerja!
Sekian cerita
pengalaman yang mungkin tidak penting ini. Semoga bermanfaat! Aufwiedersehen!
*Post ini hanya
untuk sekedar share, tidak bermaksud merugikan siapapun. Mohon maaf bila ada
kata-kata yang kurang berkenan


5 komentar
Mba di phd tinggi nya buat cew 155 cm ga si .soal nya saya ada panggilan tes .
BalasHapusiya, kalau cewek min 155 cm tinggi badannya
HapusMba kalo boleh tau, pas ngelamar di ph lamarannya seperti apa ? Cv desain apa biasa aja ? Apa aja yg dicantumkan.. terima kasih..
BalasHapuspas ngelamarnya langsung aja titipin aja berkas lamarannya di PH terdekat, bilang aja titip ke manajernya untuk ngelamar kerja. Untuk CVnya diketik yang biasa aja, gak perlu di desain. Waktu itu aku simpen dalam 1 map isinya CV, surat lamaran kerja, fotokopi KTP, dan Foto kopi Ijazah yaa.
HapusMbk kalau umurnya belum genap 18 apakah bisa lanjut ke tahap selanjutnya? . Soalnya masih genap umur 18 masih 2 bulan lagiii
BalasHapus