Standar Kecantikan Masa Kini

Agustus 13, 2018


photo by : https://pixabay.com/en/paint-makeup-girl-cosmetics-color-2985569/

Kalau orang-orang Indonesia ditanya definisi cantik, kebanyakan dari mereka pasti bilang, “putih, tinggi, langsing, berambut panjang dll.” Isu tentang persepsi cantik ini memang udah banyak dibahas dimana-mana, tapi kali ini aku cuma mau memberikan sedikit opini dari sudut pandangku. So here we go!

Jadi seperti yang sudah banyak orang bilang juga bahwa cantik itu nggak cuma tentang fisik, mereka berarti orang yang udah melihat berbagai sudut pandang. Dari yang pernah aku baca di internet dan nonton di tv, sebenarnya setiap Negara punya persepsi standar kecantikan masing-masing. Contohnya di Jepang, perempuan akan dianggap lebih cantik kalau dia punya gigi gingsul. Sedangkan di Korea, ciri khas perempuan cantik itu dinobatkan kepada mereka yang punya wajah kecil dan rahang yang berbentuk V.

Kalau standar kecantikan di Indonesia sendiri sampai saat ini (2018)  banyak yang mengasumsikan dengan putih, tinggi, langsing itu. Dari persepsi itu, akhirnya muncul industri atau usaha-usaha untuk memenuhi kebutuhan akan “kecantikan” mulai dari produk makeup yang makin banyak macemnya sampai klinik-klinik kencantikan yang punya berbagai program supaya kulit dan wajah terlihat lebih cantik. Kalau di Indonesia sendiri, rata-rata anak remaja Indonesia lebih suka pake skin care ataupun makeup product dari korea seperti lip tint, bb cream and any other things that Korean actress use for their daily makeup. Sedangkan kalau wanita yang lebih dewasa, mereka lebih sering sulam alis, bikin pipi tirus, dan suntik botox wajah biar tetep kencang.

Apakah salah perempuan pake make up atau suntik filler bibir biar tebel dll? Sebenernya sih itu suka-suka yang punya muka, karena mereka nggak minta-minta uang ke kita juga hehe. Tampil cantik itu pasti keinginan semua perempuan tapi persepsi orang-orang tentang “cantik” itu lebih mendorong mereka untuk membentuk diri jadi sesuai apa yang dipersepsikan orang-orang di lingkungannya. Contohnya nih ketika ada seorang cewek yang nggak pake makeup sedikitpun di lingkungan orang-orang yang bermakeup, komentar yang cenderung muncul kurang lebih:

“Kok mukanya kusam gitu”
“bibirnya pucet amat mba”
“Coba pake lipstick sedikit deh biar keliatan lebih fresh dll.”

Sekarang coba kita balik kondisinya, ada seorang cewek yang hobi pake makeup, tapi lingkungan sekitarnya termasuk tipe orang yang cuek dan gak suka pake makeup. Komentar yang muncul kurang lebih:
“Ih mau kemana sih pake makeup segala”
“terlalu menor tuh makeupnya”
“pake makeup pasti nutupin jerawat tuh”

Jadi kesimpulannya adalah :
1.       Mau pake makeup atau nggak itu hak setiap orang, yang penting nggak merugikan orang lain.
2.       Cantik itu cuma kata sifat yang persepsinya bisa aja beda-beda.
3.       Buat yang mau bisnis kecantikan, bisa observasi standar kencantikan di lingkungan yang jadi sasaran. Kalau disuatu daerah cantik itu berkulit coklat atau sawo matang, berarti jangan jual obat pemutih hehe

"Beauty is just a perception. Plastic Surgery and any other kind of those will always grow as long as many girls want to change their body." -Mutiara Rizky S




You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images